5 Kebohongan Perihal Badan Yang Diajarkan Guru Ipa

5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA - Sewaktu Anda kecil, Anda niscaya mempunyai banyak pertanyaan mengenai tubuh. Beberapa hal terkadang sanggup Anda jawab sendiri dari pengalaman Anda, namun pertanyaan yang lain Anda butuh tanggapan dari orang yang lebih berilmu, contohnya guru. Sayangnya, beberapa tanggapan yang Anda dapatkan dari guru terkadang hanyalah kebohongan dan mitos belaka, dengan tujuan menciptakan Anda berhenti bertanya.

Berikut adalah 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA menyerupai yang dilansir dari cracked.com :


1. Anda Hanya Mempunyai Lima Indra

 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA

Indra penglihatan, penciuman, perasa, peraba,  dan pendengaran. Sejak Anda kecil, Anda telah diberi tahu kalau siapa pun hanya mempunyai lima indra. Siapa yang mempunyai enam indra disebut paranormal. Klasifikasi ini bergotong-royong diciptakan oleh Aristoteles.

Faktanya:

Kenyataannya, seorang insan mempunyai 14 hingga 20 indra. Tidak percaya? Cobalah tutup mata Anda dan sentuh hidung Anda dengan salah satu jari telunjuk. Bagaimana Anda tahu di mana letak hidung tanpa melihat? Apakah Anda mencium amis jari sebelum jari menyentuh hidung? Yang demikian disebut proprioception yakni kesadaran tubuh dalam kaitannya dengan dirinya sendiri.

Contoh lainnya, apabila Anda sedang berjalan dan mendengar bunyi berbahaya di sebelah kiri, butuh waktu sepersekian detik bagi tubuh mengetahui sumber bunyi tersebut. Rasa waktulah yang menciptakan Anda tahu jarak dengan sumber bahaya. Kalau hanya mengandalkan indra pendengaran, Anda hanya tahu sumber ancaman di sebelah kiri.


2. Peta Rasa di Lidah

 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA

Sedari kecil Anda diberi tahu kalau pengecap mempunyai bagian-bagian khusus untuk mencicipi rasa di lidah. Rasa manis, pahit, asam, dan asin letaknya berbeda-beda di lidah. Lalu apa fungsi bab tengah yang kosong?

Faktanya:

Pada tahun 1901, ilmuwan Jerman D. P. Hanig melaksanakan uji rasa dan menemukan bahwa beberapa relawan mencicipi rasa tertentu lebih intens di kawasan tertentu yang sama sekali berbeda dengan peta rasa. Sebenarnya semua area di pengecap sama baiknya dalam mendeteksi rasa yang berbeda. Namun ada bab yang lebih berpengaruh dan ada yang lebih lemah.


3. Darah yang Kurang Oksigen Berwarna Biru

 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA

Pemahaman ini mungkin timbul alasannya pembuluh darah vena yang terlihat berwarna kebiruan. Pembuluh darah vena disebut-sebut membawa darah yang kekurangan oksigen. Lalu Anda pun diberitahu bahwa darah yang kekurangan oksigen berwarna biru.

Faktanya:

Sesungguhnya pembuluh darah vena sendiri tidak berwarna biru. Ia terlihat biru alasannya cahaya yang memantul. Warna yang berbeda dari kulit mencerminkan gelombang cahaya yang berbeda pula. Oleh alasannya itu, orang yang berkulit gelap pembuluh darah venanya tidak terlihat berwarna biru. Dan sudah niscaya darahnya tidak berwarna biru pula.


4. Kepribadian Berdasarkan Bagian Otak Tertentu

 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA

Anda tentu sering mendengar guru Anda menyampaikan bahwa kepribadian seseorang ditentukan oleh salah satu bab otak yang lebih banyak digunakan. Seseorang yang lebih sering memakai otak kirinya, disebut berbakat sebagai artis dan emosional. Sedangkan yang otak kanannya lebih berkembang, biasanya lebih baik dari segi logika dan intelektual.

Faktanya:

Pembagian kepribadian berdasarkan otak tersebut kenyataannya hanyalah mitos. Otak memang mempunyai beberapa struktur khusus yang menangangi fungsi-fungsi tertentu, tetapi gagasan mengelompokkan satu bab ke bab yang lain yakni sesuatu yang konyol. Sebagai contoh, tata bahasa dan produksi kata keduanya terletak di sisi kiri otak, intonasi dan pemfokusan justru terjadi di sebelah kanan. Kaprikornus Anda tidak akan pandai berbahasa kalau Anda tak memakai dua sisi otak.


5. Metabolismelah yang Membuatmu Gemuk ataupun Kurus

 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA

Selama ini yang diajarkan oleh guru yakni meski Anda telah makan dan berolahraga secara teratur, Anda masih sanggup kelebihan berat tubuh ataupun tetap kurus alasannya metabolisme tubuh. Dengan kata lain, sekeras apapun Anda berusaha, Anda akan tetap kurus atau tetap gemuk.

Faktanya:

Tidak sesederhana itu. Kenyataannya, makan pada waktu tertentu tidak menciptakan Anda tetap kurus ataupun menjadi gemuk. Bagi orang yang berpikir tidak sarapan sanggup memperlambat metabolisme, hal demikian salah besar. Justru ilmuwan beropini sarapan sanggup bermanfaat untuk menahan makan berlebihan di siang hari sehingga Anda sanggup menjaga berat tubuh Anda.

Bahkan kenyataannya, berdasarkan penelitian di Klinik Mayo, orang kurus bergotong-royong metabolisme tubuhnya lebih lambat dibanding orang-orang yang gemuk.  Tidak ada perbedaan yang signifikan antara metabolisme orang gemuk dengan orang kurus.


Sumber : liputan6.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel